Kebohongan Apa Lagi Yang Di Pertontonkan Walikota Sukabumi Kepada Publik..!?

Sukabumi.bentengkeadilannews.com. Hari ini publik kembali disuguhi sebuah panggung bertajuk “evaluasi kinerja satu tahun” yang dikemas dalam forum diskusi bersama elemen masyarakat. Namun publik tidak boleh lupa, bahwa di balik kegiatan seremonial tersebut, realitas yang dirasakan masyarakat justru menunjukkan penurunan tingkat kepercayaan terhadap Pemerintah Kota Sukabumi.

Lintas Aktivis Sukabumi memandang kegiatan ini lebih menyerupai upaya membangun citra daripada melakukan evaluasi secara jujur dan terbuka. Di tengah berbagai persoalan yang belum terselesaikan, Walikota justru menampilkan seolah-olah kinerja berjalan baik, tanpa keberanian mengakui kegagalan kebijakan yang nyata dirasakan masyarakat.

Salah satu persoalan utama adalah lahirnya kebijakan-kebijakan yang terkesan dipaksakan, tidak matang, dan minim kajian hukum maupun kajian akademik. Kebijakan seperti ini bukan hanya mencerminkan lemahnya perencanaan, tetapi juga menunjukkan abainya pemerintah terhadap prinsip tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan publik.

Evaluasi sejati tidak dilakukan melalui forum seremonial yang penuh formalitas, tetapi melalui keberanian membuka fakta, menerima kritik, dan memperbaiki arah kebijakan. Ketika evaluasi hanya dijadikan panggung simbolik, maka yang terjadi adalah kebohongan publik yang di pertontonkan secara terbuka.

Oleh karena itu, menjelang rencana aksi demonstrasi besar-besaran Lintas Aktivis Sukabumi, kami menegaskan bahwa gerakan ini lahir dari akumulasi kekecewaan masyarakat terhadap kepemimpinan yang kehilangan arah, kehilangan kepekaan, dan kehilangan kejujuran di hadapan rakyatnya sendiri.

Aksi ini bukan sekadar bentuk protes, melainkan panggilan moral untuk mengingatkan bahwa kekuasaan memiliki batas, dan setiap kebijakan harus dipertanggungjawabkan kepada publik. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap kritis, bersatu, dan tidak terjebak dalam panggung-panggung seremonial yang tidak menyentuh akar persoalan.

Jika pemerintah memilih membangun citra, maka rakyat akan membangun perlawanan Jika kebenaran diabaikan, maka suara rakyat akan mengambil alih ruang publik.

Lintas Aktivis Sukabumi akan segera turun ke jalan Bukan untuk mencari panggung, tetapi untuk menuntut kejujuran, tanggung jawab, dan perubahan nyata bagi Kota Sukabumi.

Hidup Rakyat. Hidup Perlawanan.

Narsum : Ivan Harisman
Koordinator Lintas aktivis sukabumi

(Ade Eko)