Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Diduga Peti Es Kan Surat Laporan LSM Caraka Nusantara Terkait Dugaan Mark Up Pembayaran Rekening Listrik PJU Di Dinas Bina Marga

Jakarta.bentengkeadilannews.com.Ketua Umum LSM Caraka Nusantara kecewa setelah diabaikan nya surat Permohonan Dukungan MORAL Pemeriksaan lidik dan Penyelidikan Dugaan Mark Up Rp. 15,312,614,374,- yang di layangkan ke kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menduga telah mengabaikan tentang Komvernsi Perserikatan Bangsa bangsa Anti Korupsi pengesahan United National Convention Orruption, 2003 (akan Pasal 13 Partisipasi Masyarakat.Ayat 1. Mengusahakan agar public memiliki Akses yang Efektif pada Inpormasi
Melakukan Kegiatan Inpormasi publik yang menimbulkan Sikap NON-TOLERANSI TERHADAP KORUPSI, Menghormati, mendorong dan melindungi kebebsan untuk mencari, menerima, mempublikasikan dan menyebar luaskan inpormasi tentang korupsi kebebsan itu dapat di kenakan pembatasan tertentu, akan tetapi sejauh yang di tetapkan undang-undang.

Untuk menjaga tata penyelenggara Negara berlangsung dengan baik dan berkesinambungan yang berfungsi sebagai alat control sosial, alat pemantau, pengawasan, serta pemberian dukungan dan saran, masukan/ koreksi kepada lembaga-lembaga penyelenggara Negara di dalam menjalankan tugas dan pekerjaannya, termasuk sepak terjang para fungsionarisnya maka dalam hal ini Ketua Umum LSM Caraka Nusantara menyayangkan kinerja Kejaksaan tinggi DKI Jakarta yang sudah bersurat terkait adanya keganjilan dua mata anggaran yang bernilai sangat fantastis di Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2020 dengan adanya Dua balasan Surat Kepala Dinas Binamarga Provinsi DKI Jakarta
Nomor : 1011/ HM.05 01 Tanggal 27 Juni 2024 ( Copy Terlampir )
Balasan Surat Kepala Dinas Bina Marga Nomor : 2155/ HM -03.01 Tanggal 27 Juni 2024 Poin 2 ayat A, anggararan sebesara Rp. 260.339.388.254 (98,3085%) dengan Pemakaian Jumlah Total 175.019.124,2 Kva sesuai dengan tagihan yang di keluarkan oleh PT. PLN ( Persero)
Balasan Surat Kepala Dinas Bina Marga Nomor : 2155/ HM -03.01 Tanggal 9 Desember 2024
Balasan Surat Kepala Dinas Bina Marga Nomor : 2155/ HM -03.01 Tanggal 9 Desember 2024 poin dua ayat A, anggararan sebesara Rp. 268.286.296.489,dengan Capaian s.d Triwulan IV 97,42 % Terealisasi sesuai dengan tagihan yang di keluarkan oleh PT. PLN ( Persero )

No
Kegiatan
Anggaran
Realisasi s.d Triwulan IV
Capaian s.d Triwulan IV
Evaluasi

1.
Pembayaran Rekening Listrik Penerangan Jalan Umum (PJU)
Rp. 264.818.827.319
Rp. 260.339.388.254
98,3085 %
anggaran diefisensi akibat refocusing akibat covid 19

No
Program
Anggaran
Realisasi s.d Triwulan IV
Capaian s.d Triwulan IV

1
Program Peningkatan Pencahayaan Kota
Rp. 275.389.684.183
Rp. 268.286.296.489
97,42 %

Adapun Diduga Anggaran yang di Mark Up Pembayaran Rekening Listik Dinas Binamarga Tahun Anggaran 2020 dengan perkiraan harga tertinggi/ Kwh Rp. 1.400,- x 175.019.124,2 Kva = Rp. 245,026,773,880,- maka di Perkirakan Mark Up dan Atau Kelebihan bayar Sebesar Rp. 15,312,614,374,- Terbilang,: Lima Belas Milyar Tiga Ratus Dua Belas Juta Enam Ratus Empat Belas Ribu Tiga Ratus Tujuh Puluh Empat Rupiah.

Anggaran Program Peningkatan Pencahayaan Kota Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan pemakaia Anggaran Rp. 275.389.684.183,- Realisasi s.d Triwulan IV Rp. 268.286.296.489 Capaian s.d Triwulan IV, 97,42 %
Pembayaran Rekening Listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) Anggaran Rp. 264.818.827.319 yang Realisasi s.d Triwulan IV Rp. 260.339.388.254 dengan Perkiraan harga Tertinggi/ Kwh Rp. 1.400,- x 175.019.124,2,- – Rp. 245,026,773,880,-= Rp. 15,312,614,374,- Dugaan Selisih Kelebihan Pembayaran Rp. 15,312,614,374,- ( Lima Belas Milyar Tiga Ratus Dua Belas Juta Enam Ratus Empat Belas Ribu Tiga Ratus Tujuh Puluh Empat Rupiah )
Besarnya penggunaan anggaran Tahun 2020 sebesar Terealisasi Sebesar Rp. 260.339.388.254. ( Dua Ratus Enam Puluh Milyar Tiga Ratus Tiga Puluh Sembilan Juta Tiga ratus Delapan Puluh Delapan Ribu Dua ratus Lima Puluh Empat Rupaih ) Sangat Jauh Sekali jika di banding dengan anggaran pembayaran Rekening Listrik tahun 2024 Rp. 239.745.341.624. ( Dua Ratus Tiga Puluh Sembilan Milyar Tujuh Ratus Empat Puluh Lima Juta Tiga ratus Empat Puluh Satu Ribu Enam ratus Dua Puluh Empat Rupiah0). Yang mana sepanjang tahun 2021- 2022-2023, sudah sangat banyak pembangunan PJU maka secara Otomatis Pemakaian Listrik Harusnya Semakin Besar, di mana ini Justru Lebih Kecil Penggunaan Listrik di Tahun 2024 di banding dengan Tahun 2020.

(Charles.S)