Denpasar.bentengkeadilannews.com.
Sosok perempuan muda inspiratif, Riska Findiana, membuktikan bahwa konsistensi, kreativitas, dan semangat kewirausahaan mampu mengantarkan seseorang meraih berbagai pencapaian di usia produktif.(25/5/26).

Lahir pada 17 September 1995, Riska tumbuh dalam lingkungan keluarga yang kaya akan perpaduan budaya. Ayahnya merupakan putra asli Denpasar, Bali, sementara sang ibu berasal dari Bandung, Jawa Barat. Latar belakang keluarga tersebut membuat Riska menghabiskan masa kecilnya dengan berpindah antara Bandung dan Bali, yang membentuk karakter adaptif serta semangat juang yang kuat. Saat ini, ia berdomisili di Bali dan aktif mengembangkan berbagai lini usaha serta karier di dunia digital kreatif, hingga properti.
Kecintaannya terhadap dunia pencak silat telah tumbuh sejak usia sangat dini. Bahkan, sebelum memasuki bangku Sekolah Dasar (SD), Riska sudah mulai mengenal dan berlatih silat berkat didikan sang kakek. Pada masa kecil, ia kerap tampil dari panggung ke panggung dalam berbagai pertunjukan seni bela diri.
Memasuki bangku sekolah, ketertarikannya terhadap silat berkembang menjadi prestasi. Riska aktif mengikuti berbagai kompetisi sejak SD hingga SMA, dan berhasil mengoleksi sejumlah piagam penghargaan, termasuk berbagai gelar juara pertama di ajang pencak silat.
Bakat tersebut tumbuh dari lingkungan keluarga yang erat dengan dunia pencak silat. Sang kakek, Anang Setiawan, merupakan pendiri padepokan P3S Gagak Lumayung di Panyandaan, Bandung. Di bawah bimbingan keluarga, Riska mengasah kemampuannya hingga semakin matang. Selain berlatih di padepokan keluarga, ia juga aktif mengikuti kegiatan silat di sekolah melalui organisasi IPSI.
Dedikasinya di dunia pencak silat membawanya mencapai tingkat sabuk hitam, dengan spesialisasi pada kategori Ijen atau partner tanding, yang menuntut kekompakan, teknik, dan strategi tinggi dalam setiap pertandingan.
Tak hanya menekuni bela diri, Riska yang memiliki tinggi badan 170 cm ini juga pernah menggeluti dunia modeling dengan beberapa event seni dan budaya juga pintar menari tari jaipong semasa sekolah hingga saat ini.
Memasuki dunia profesional, Riska tidak berhenti pada prestasi olahraga. Jiwa wirausahanya telah tumbuh sejak duduk di bangku SMA. Kala itu, ia mulai merintis usaha aksesori yang awalnya dipasarkan kepada teman-teman sekolah, yang kemudian berkembang dan dikenal dengan nama RAF Accessories.
Usaha tersebut berkembang pesat berkat kreativitasnya dalam mendesain berbagai model aksesori. Riska juga aktif membina para pengrajin lokal di Bandung dengan mengajarkan teknik produksi model-model terbaru. Dalam satu kali kunjungan ke sentra produksi, ia mampu mengumpulkan hingga 200 pengrajin untuk diberikan pelatihan.
Produk RAF Accessories menggunakan bahan baku dari dalam dan luar negeri, termasuk dari Cipatat, Jawa Barat, serta impor dari China. Hasil produksinya telah dipasarkan di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Bali.
“Setiap ada desain baru yang akan dirilis, saya mengumpulkan para pengrajin di desa-desa. Semua desain berasal dari ide saya sendiri. Saya ingin menciptakan lapangan pekerjaan bagi para pengrajin home industry agar mereka bisa produktif dari rumah masing-masing,” ungkap Riska.
Menurutnya, pemberdayaan pengrajin lokal menjadi salah satu misi utama dalam bisnisnya. Selain menciptakan biaya produksi yang lebih efisien, langkah tersebut juga menjaga kualitas produk tetap maksimal.
Di era digital, Riska juga sukses membangun karier sebagai konten kreator dengan nama Riska Ariska Findiana. Berawal dari kegemarannya mendokumentasikan aktivitas sehari-hari, ia mulai menyadari besarnya potensi media sosial sebagai ruang kreatif sekaligus sumber penghasilan.
Selama kurang lebih tiga tahun terakhir, ia menekuni dunia digital content secara serius dan berhasil membangun personal branding yang kuat di berbagai platform media sosial.
Kini, selain dikenal sebagai mantan atlet silat berprestasi dan konten kreator, Riska juga merupakan seorang pengusaha di bidang aksesori, parfum, dan properti, serta menjabat sebagai Direktur CV. RAF Collection.

Perjalanan hidup Riska Findiana menjadi bukti bahwa perpaduan antara disiplin, kreativitas, dan keberanian untuk berinovasi mampu melahirkan kesuksesan di berbagai bidang. Sosoknya menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, memberdayakan sesama, serta berani membangun mimpi sejak usia dini.
(Red)
